MASIH BERMIMPI

Mimpi Menjadi Petani Kurma Di Sigi

MENANAM KURMA DEMI ANAK CUKU

Meskipun Tanah Kebunku Tidak memenuhi syarat untuk tanaman Kurma, namun pantaslah untuk dicoba dulu.

TANAM KURMA DARI BIJI

Bagusnya Petani Kurma, Sudah Memutih Rambut, belum juga berbuah kurmanya.

KURMA USA 3 TAHUN

Sudah Tiga Tahun, Alhamdulillah... saatnya Berperang dengan Kumbang Tanduk.....

NENEK dan CUCU

Alzaidan Syahid bersama Mamatuanya.

IBU, ANAK dan KEMENAKAN

Fitri dan Mamanya, bersama Azizah .

BERSAMA CUCU, ANAK dan KEMENAKAN

Alzaidan Syahid bersama Fitri dan Azizah.

IBU dan ANAK serta KEMENAKAN

Fitri Fajarwati dan Mamanya bersama Azizah.

NENEK dan CUCU

Alzaidan Syahid bersama Mamatuanya.

NENEK dan CUCU

Alzaidan Syahid bersama Mamatuanya.

Senin, 26 Agustus 2024

4 Cara Menanam Kurma dari Biji untuk Hasil Optimal

 


Tahukah Anda jika cara menanam kurma dari biji bisa dilakukan hanya dengan bantuan tisu basah dan kantung plastik saja? Ya! Budidaya buah yang terkenal di bulan Ramadhan ini ternyata membutuhkan peralatan sederhana serta dapat ditanam di pekarangan rumah.

Pada dasarnya, kurma dapat tumbuh baik di wilayah tropis maupun negara yang memiliki suhu tinggi seperti Indonesia. Oleh sebab itu, penanaman buah dengan rasa manis dan bertekstur kenyal ini telah diuji coba oleh masyarakat Indonesia.

Cara menanam kurma dari biji menjadi alternatif yang dapat dilakukan di Indonesia. Meskipun hasilnya belum seperti di negara Arab namun upaya ini telah menunjukkan hasil menjanjikan.

Melihat potensi perkembangan pohon kurma di Indonesia, tentu saja para pelaku industri pertanian mulai melirik tumbuhan ini. Lalu, bagaimana cara menanam kurma dari biji? Temukan jawabannya di artikel ini. .

 

4 Cara Menanam Kurma dari Biji yang Sukses

Cara menanam kurma dari biji tidaklah susah dilakukan. Hal ini disebabkan, biji dari buah yang sering ditemukan di bulan Ramadhan ini bisa ditanam di area kebun, pekarangan bahkan di taman.

Untuk mendapatkan bijinya, Anda bisa membeli di toko atau dengan menyimpan bekas biji dari buah yang telah dikonsumsi. Agar mempermudah pemahaman, berikut beberapa poin cara menanam kurma dari biji.

 

Persiapkan Biji Kurma

Langkah pertama dari cara menanam kurma dari biji adalah dengan membersihkan daging buah yang mungkin masih menempel. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi pembusukan.

Apabila daging buah kurma susah dibersihkan, Anda bisa merendam biji dengan air panas selama 24 jam. Jika sudah bersih, jemur biji menggunakan paparan sinar matahari maupun suhu ruang hingga kering.

 

Rendam Biji Kurma

Setelah kering secara sempurna, rendam biji kurma dalam wadah berisi air dingin selama sekitar 4-6 hari. Dalam proses ini, pastikan seluruh bagian biji ada di dalam air.

 

Tujuan perendaman biji kurma ini adalah untuk membantu penyerapan air pada lapisan luar. Dengan hidrasi yang cukup maka proses persemaian akan lebih cepat terjadi.

Sebagai tambahan informasi, air yang digunakan untuk merendam biji kurma harus diganti setiap hari. Hal ini bertujuan untuk mencegah tumbuhnya jamur dan potensi pembusukan.

 

Persemaian Biji Kurma

Cara menanam kurma dari biji selanjutnya adalah mempersiapkan proses semai. Pada saat ini, peralatan yang dibutuhkan adalah wadah, tisu basah atau handuk lembab dan kain kering.

Langkah pertama adalah mempersiapkan wadah semai. Anda bisa menggunakan toples, gelas kaca transparan agar memudahkan memantau proses pertumbuhan tunas.

Selanjutnya, gunakan tisu basah sebagai alas wadah lalu susun biji kurma di atasnya. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memasukkan 2 biji kurma dalam tisu kemudian tata dengan rapi hingga wadah penuh.

Setelahnya, Anda bisa memberikan kain yang telah dibasahi dengan air dan taruh di dalam permukaan wadah. Pastikan seluruh bagian biji sudah tertutup.

Wadah biji ini bisa disimpan di tempat hangat dan jauh dari sinar matahari seperti di atas kulkas atau dekat alat pemanas ruangan. Proses ini biasanya berlangsung selama 6 – 8 minggu. Pada fase ini, pastikan temperatur penyimpanan berada di 21 – 24 °C.

Secara berkala, periksa pertumbuhan biji kurma secara teratur dengan membuka wadah penyimpanan setiap 2 minggu. Saat melakukan pengecekan ini, pastikan tidak ada jamur yang tumbuh pada biji.

Apabila muncul jamur, Anda bisa mengganti tisu basah dengan yang baru. Biasanya, setelah 2 – 4 minggu, biji kurma akan mulai tumbuh kecambah dan akar.

 

Pemindahan ke Media Tanam

Setelah kecambah dan akar tumbuh, kini saatnya Anda mempersiapkan media tanam seperti polybag atau pot. Isi wadah pertumbuhan ini dengan campuran sekam, kompos serta tanah.

Cara menanam biji kurma yang baru saja dipindahkan dari wadah adalah dengan memasukkan satu per satu biji ke dalam tanah. Selanjutnya, siram media tanam menggunakan air secukupnya.

Lalu, letakkan media tanam berisi biji kurma ke area teduh. Tunggu hingga batang mulai tumbuh baru Anda bisa memindahkannya ke tanah pekarangan maupun taman.

 

 

Panduan Pemupukan Kurma yang Efektif Meningkatkan Hasil Panen

Cara menanam kurma dari biji memang relatif mudah dilakukan. Hanya saja, metode pemeliharaannya perlu dilakukan dengan tepat karena benih rentan mengalami pembusukan yang menyebabkan gagal tumbuh.

Salah satu metode pemeliharaan paling penting adalah pemberian pupuk. Penggunaan suplemen tanah berkualitas secara rutin mampu membantu merangsang ukuran kurma yang besar dan memiliki tekstur lunak.

Rangkaian produk GDM Buah, GDM SaMe serta GDM Black BOS bisa menjadi pilihan untuk merawat pertumbuhan dari biji hingga menjadi pohon kurma. Kedua suplemen tanah ini kaya unsur hara mikro dan makro guna mempercepat waktu panen sekaligus meningkatkan bobot buah.

Selain itu, GDM Buah, GDM SaMe dan GDM Black BOS juga mengandung bakteri baik yang berfungsi sebagai antibiotik dari penyakit tumbuhan. Penasaran bagaimana cara penggunaannya? Simak informasi berikut.

 

Masa Tanam

Pemberian pupuk GDM SaMe pada masa tanam membutuhkan dosis total 200 kg. Namun, untuk masing-masing lubang tanam, berikan takaran 1 kg dengan cara ditaburkan langsung ke dalam liang.

Selanjutnya, untuk produk GDM Black BOS, total 10 kg pupuk yang dibutuhkan. Pemberiannya bisa dengan mencampurkan setiap 1 kg per 100 liter air. Lalu, siram takaran 5 liter pada setiap lubang tanam.

 

produk lengkap GDM

Pupuk I

Pada saat pohon kurma berumur 0 – 3 tahun, gunakan rangkaian produk GDM Buah, GDM SaMe dan GDM Black BOS. Kombinasi ini bertujuan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi guna pertumbuhan tanaman.

Total dosis GDM Buah yang diperlukan adalah 10 liter. Cara pengaplikasiannya adalah dengan mencampurkan 500 ml pupuk ke tangki semprot berisi air. Lalu, semprotkan ke tanaman secara merata setiap 2 minggu sekali.

 

Sedangkan, total dosis GDM SaMe adalah 200 kg. Takaran pemberian per pohon adalah 1 kg dengan cara menaburkan pada area akar tanaman kurma. Lakukan pemupukan ini setiap 4 bulan sekali.

Selanjutnya, total dosis GDM Black BOS adalah 10 kg. Takaran pengaplikasiannya adalah setiap 1 kg pupuk dicampur ke wadah berisi 100 liter air. Lalu, siram sebanyak 5 liter ke pohon kurma. Berikan suplemen tanah ini setiap 4 bulan sekali.

 

Pupuk II

Pemupukan kedua bisa dimulai saat pohon kurma sudah lebih dari 3 tahun. Pada fase ini, rangkaian pupuk GDM Buah, GDM SaMe dan GDM Black BOS juga digunakan.

Pada fase ini, total dosis GDM Buah meningkat menjadi 20 liter. Cara pengaplikasiannya yaitu dengan mencampurkan 500 ml pupuk ke dalam tangki berisi air. Lalu, semprot larutan ini ke tanaman 2 minggu sekali.

Sedangkan untuk GDM SaMe, total dosis serta metode pengaplikasiannya sama persis dengan pemupukan pertama. Hanya saja, interval pemberiannya berbeda pada pemupukan kedua yaitu setiap 6 bulan sekali.

Terakhir, takaran dan cara memberikan GDM Black BOS juga sama seperti bagian sebelumnya yaitu 10 kg dengan pembagian 1 kg per 100 liter air. Lalu, siram sebanyak 5 liter ke tanaman. Interval pengaplikasiannya yang berbeda yaitu setiap 6 bulan sekali.

Demikian pembahasan lengkap mengenai cara menanam kurma dari biji yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan budidaya. Jangan lupa mengikuti setiap langkah dengan cermat serta memberikan rangkaian pupuk GDM untuk hasil maksimal.

Sumber : DISINI

Senin, 03 Juni 2024

Mengenal Kebun Kurma di Indonesia: Eksplorasi Budidaya Kurma dan Potensinya

 


Mengenal Kebun Kurma di Indonesia: Eksplorasi Budidaya Kurma dan Potensinya

by Admin Juni 02, 2024

Mengenal kebun kurma di Indonesia bukan hanya tentang menanam pohon khas Timur Tengah, tetapi juga tentang menggali peluang ekonomi dan wisata edukatif bernuansa Islami. Dari sisi pertanian modern hingga agrowisata, kurma memiliki daya tarik tersendiri yang menjadikannya komoditas potensial bagi pengembangan wilayah dan pemberdayaan masyarakat.

Mengenal kebun kurma di Indonesia tidak hanya penting dari sisi ketahanan pangan dan tren wisata edukatif, tetapi juga memiliki nilai tambah secara ekologis dan ekonomis. Hal ini dikuatkan dalam artikel ilmiyah oleh Rizky Amalia Rahmadani, Siti Bulkis, dan Mochammad Arif Budiman di jurnal Prosiding Seminar Nasional ASBIS 2017 ini yang menegaskan bahwa kurma dapat dikembangkan sebagai bagian dari sistem agribisnis berkelanjutan. Selain menjawab kebutuhan konsumsi tahunan masyarakat Muslim, budidaya kurma juga mampu memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan, menjadikannya solusi yang tepat untuk pertanian tropis di masa depan.

Minat terhadap kurma semakin tinggi seiring meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap pangan halal dan gaya hidup berkelanjutan. Sebagai bagian dari konsep sustainable agriculture, kebun kurma kini banyak dijadikan sarana edukasi, terapi alam, dan wisata keluarga Islami. Salah satunya adalah di kawasan wisata keluarga Bekasi, yang juga menawarkan berbagai wahana wisata murah sebagai nilai tambah bagi para pengunjung.

 

1. Mengapa Kurma Mulai Dibudidayakan di Indonesia?

Perubahan Iklim dan Adaptasi Tanaman

Perubahan iklim telah mendorong petani mencari tanaman alternatif yang tangguh. Kurma, dengan kemampuan adaptasi tinggi dan ketahanan terhadap kekeringan, menjadi salah satu opsi terbaik untuk diversifikasi pertanian.

 

Permintaan Pasar yang Stabil

Kurma memiliki permintaan tinggi, khususnya selama bulan Ramadan. Selain buah segar, produk turunannya seperti sari kurma dan kurma kering juga memiliki pasar tersendiri.

 

Komoditas dengan Nilai Religius

Selain nilai ekonomis, kurma juga memiliki tempat khusus dalam ajaran Islam. Buah ini menjadi simbol keberkahan dan sunnah yang bisa diintegrasikan dalam wisata spiritual.

 

2. Jenis Kurma yang Cocok Ditanam di Indonesia

Kurma Barhee

Jenis ini terkenal cepat berbuah dan cocok untuk kondisi tropis. Buahnya manis dan sering dijadikan sebagai produk utama agrowisata.

 

Kurma Ajwa

Ajwa dikenal sebagai kurma nabi yang banyak dicari karena nilai spiritual dan kesehatannya. Namun, masa berbuahnya cenderung lebih lama.

 

Kurma Khalas

Khalas memiliki tekstur lembut dan rasa legit. Jenis ini mulai diuji coba di beberapa kebun kurma komersial di Indonesia.

 

Kurma Deglet Noor

Meskipun berasal dari daerah beriklim kering, kurma ini mampu tumbuh di Indonesia dengan perawatan intensif dan sistem irigasi tetes.

 

3. Tantangan dalam Budidaya Kurma Tropis

Kelembaban Tinggi

Iklim lembab menjadi tantangan utama, karena kurma rentan terhadap penyakit akar dan jamur. Pengaturan drainase dan naungan sementara sangat penting.

 

Waktu Panen yang Panjang

Dibutuhkan waktu 4–7 tahun agar kurma dapat dipanen dalam jumlah signifikan, sehingga perlu kesabaran dan strategi jangka panjang.

 

Akses Bibit Berkualitas

Bibit unggul masih tergolong mahal dan belum banyak tersedia di pasaran lokal. Kerja sama dengan lembaga pertanian sangat diperlukan.

 

4. Keunggulan Kebun Kurma sebagai Wahana Edukasi

Interaksi Langsung dengan Alam

Pengunjung dapat belajar langsung tentang pertumbuhan tanaman, pemupukan alami, hingga proses panen secara interaktif.

 

Menanamkan Nilai-Nilai Islami

Kebun kurma menjadi media edukasi akhlak, dengan mengajarkan sabar, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ciptaan Allah.

 

Edukasi Pertanian Keluarga

Program edukasi ini dapat menyasar sekolah, keluarga, hingga wisata keluarga Bekasi yang mencari pengalaman belajar sambil liburan.

 

Kombinasi dengan Aktivitas Sunnah

Beberapa lokasi bahkan menggabungkan kebun kurma dengan wahana berkuda Bekasi dan kursus memanah berkuda sebagai satu paket edukasi sunnah yang lengkap.

 

5. FAQ Seputar Kebun Kurma di Indonesia

Apakah kurma bisa tumbuh di dataran rendah?

Ya, dengan syarat manajemen air dan tanah dilakukan dengan baik.

 

Apakah kurma harus disiram setiap hari?

Tidak, tetapi dibutuhkan irigasi yang teratur dan efisien.

 

Berapa lama masa panen pertama?

Umumnya antara 4–7 tahun setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lahan.

 

Bisakah kurma menjadi lahan wisata?

Tentu. Banyak lokasi kini mengembangkan kebun kurma sebagai bagian dari agrotourism.

 

Apakah kurma cocok untuk pemula?

Iya, selama mendapat pelatihan dasar dan pendampingan teknis yang tepat.

 

6. Tabel Perbandingan Jenis Kurma Populer

Jenis Kurma       Cocok untuk Tropis         Usia Berbuah     Potensi Wisata

Barhee                 Ya                                           4–5 tahun            Sangat cocok

Ajwa                    Ya (lebih lama)                    6–7 tahun            Tinggi

Khalas                   Ya                                           5–6 tahun            Sedang

Deglet Noor       Butuh adaptasi                  6–7 tahun            Menengah

 

7. Strategi Pengembangan Kebun Kurma Modern

Gunakan teknologi precision farming untuk efisiensi hasil

Bangun kolaborasi antara petani, pesantren, dan akademisi

Kembangkan paket wisata edukasi Islami

Promosikan produk turunan kurma seperti sirup dan dodol

Maksimalkan kehadiran digital untuk pemasaran

 

8. Perpaduan Wisata Islami yang Komprehensif

Satu Lokasi, Banyak Aktivitas

Kebun kurma bisa digabung dengan waterboom Islami Bekasi dan taman sunnah sebagai destinasi lengkap.

Kegiatan Keluarga Terpadu

Dari berkuda hingga memanah, semuanya bisa disinergikan untuk menciptakan liburan bernilai tinggi.

Kurikulum Wisata Sekolah

Kunjungan edukatif dari sekolah atau madrasah bisa dirancang dalam format field trip.

Dekat dan Terjangkau

Kami berada di titik strategis antara Bekasi dan Karawang, menjadikan akses semakin mudah.

 

9. Menyatukan Visi Hijau dan Nilai Islami

Mengenal kebun kurma di Indonesia lebih dari sekadar bercocok tanam. Ini adalah upaya menyatukan pertanian berkelanjutan, wisata edukatif, dan dakwah yang membumi. Kami di Lafa Park menyadari bahwa mungkin belum sempurna, tetapi kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas demi menjadi yang terbaik dalam menyediakan fasilitas wisata Islami yang terintegrasi.



Sumber : DISINI

Senin, 08 April 2024

Mirip di Timur Tengah: Inilah 5 Keindahan Wisata Kebun Kurma yang ada di Indonesia

 


Buah kurma sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, terutama saat bulan puasa atau bulan Ramadhan seperti sekarang ini.

Selain memiliki rasa yang manis dan legit, buah kurma juga kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Buah yang sering disebut sebagai buah nabi ini menjadi santapan favorit dan bahkan dijadikan oleh-oleh ketika menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.

Buah kurma, atau dalam bahasa latin disebut Phoenix Dactylifera, telah menjadi makanan pokok di negara-negara Timur Tengah selama ribuan tahun.

Meskipun berasal dari sekitar Teluk Persia, kini Indonesia juga memiliki beberapa daerah di mana pohon kurma tumbuh subur dan menjadi objek wisata menarik.

Berikut ini daftar 5 daerah wisata perkebunan kurma yang dapat ditemukan di Indonesia, dilansir dari kanal Youtube Lensa Nias:

 

1. Kebun Kurma Pasuruan

Terletak di Desa dan Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, kebun kurma ini telah menjadi salah satu destinasi wisata populer sejak dibuka pada tahun 2017.

Dengan luas lahan sekitar 6,3 hektar, pengunjung dapat menikmati suasana sejuk dan memetik kurma langsung dari pohonnya dengan harga tiket masuk mulai dari 15.000 rupiah.

 

2. Kebun Kurma Barbate Aceh

Terletak di Jalan Lintas Blangbintang Kruengraya, Meurandeh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Dengan luas sekitar 150 hektar, kebun ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan beragam aktivitas, mulai dari bermain ATV hingga berkeliling dengan kuda.

 

3. Kebun Kurma Indonesia Kampar (KKIK)

Terletak di Desa Ranah Sungkai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Dikelola oleh PT. Kawasan Kurma Indonesia, kawasan ini memiliki luas sekitar 500 hektar dengan 194 hektar di antaranya sudah ditanami pohon kurma.

 

4. Kebun Kurma Tanah Karo

Terletak di Desa Kutambaru, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Dengan luas sekitar 1,5 hektar, kebun ini menjadi bukti bahwa pohon kurma dapat tumbuh subur di dataran tinggi dengan suhu dingin.

 

5. Kebun Kurma Kota Binjai

Terletak di Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara.

Kebun ini tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga tempat untuk latihan kesemaptaan jasmani bagi calon anggota TNI dan Polri.

Jadi, jika kita ingin menikmati keindahan alam sambil menikmati buah kurma segar, kita tidak perlu jauh-jauh ke Timur Tengah.

Kunjungi salah satu dari 5 daerah wisata kebun kurma di Indonesia dan rasakan sensasinya.***


Sumber : DISINI

Senin, 18 Maret 2024

Bisakah Pohon Gurun Berbuah di Tanah Tropis?

 


Kurma, tanaman yang sering diasosiasikan dengan Timur Tengah yang bergurun dan panas, ternyata juga memiliki potensi untuk tumbuh dan berbuah di Indonesia. Namun, apakah hal ini benar-benar mungkin?

 

Kurma di Bumi Tropis

Prof. Dr. Ir. Sudarsono, MSc, seorang ahli kurma dari Departemen Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor (IPB), menjelaskan bahwa perbedaan lingkungan dan cuaca menjadi hambatan utama mengapa pohon kurma yang ditanam di Indonesia tidak menghasilkan buah sebaik di daerah asalnya, yaitu Timur Tengah.

Indonesia, sebagai negara dengan iklim tropis yang dikenal dengan curah hujan dan kelembaban yang tinggi sebenarnya memiliki beberapa varietas pohon kurma yang mampu berkembang di beberapa daerah di tanah air.

 

Daerah Potensial di Indonesia

Beberapa daerah di Indonesia memiliki potensi besar untuk pertumbuhan kurma. Misalnya, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki iklim yang relatif kering dan curah hujan yang lebih sedikit, menciptakan lingkungan yang kurang lebih mirip dengan habitat asli kurma di

 

Tiga Pendekatan untuk Pertumbuhan Kurma di Indonesia

Kurma Tamr Impor: Salah satu cara adalah dengan mengimpor biji kurma tamr ke Indonesia. Biji ini kemudian dapat ditanam dan tumbuh secara alami atau melalui penanaman yang disengaja.

Bibit dari Laboratorium: Pendekatan kedua melibatkan pengembangan bibit melalui perkebunan kurma komersial di laboratorium. Dengan metode ini, lebih banyak bibit betina dapat dihasilkan, meningkatkan produktivitas buah kurma secara keseluruhan.

Kurma Tropika: Jenis kurma tropika, yang telah lama dikembangkan di negara-negara seperti Thailand, ternyata juga cocok dengan kondisi iklim tropis di Indonesia. Tanaman ini telah beradaptasi dengan baik terhadap cuaca dan iklim tropis, menyerupai kondisi di Indonesia.

Tantangan dalam Pertumbuhan Kurma di Indonesia

 

 

Meskipun pohon kurma dapat tumbuh dan berkembang di Indonesia, tidak semua tanaman kurma dari ketiga pendekatan di atas dapat berbunga dan berbuah dengan kualitas yang baik. Oleh karena itu, pemilihan varietas yang tepat serta perawatan yang cermat sangatlah penting untuk memastikan hasil yang memuaskan.

Sementara tantangan masih ada, riset dan pengembangan terus dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kualitas kurma di Indonesia. Dukungan dari pemerintah dan para ahli pertanian akan membantu menciptakan kondisi yang lebih optimal bagi pertumbuhan kurma di negara ini.

Dengan penelitian lebih lanjut dan inovasi dalam teknologi pertanian, kita dapat mengoptimalkan pertumbuhan kurma dan memanfaatkan potensi ini secara maksimal untuk kepentingan pertanian dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.



Sumber : DISINI

Kurma Park Pasuruan, Wisata Edukasi Kurma Pertama di Indonesia

 


Pasuruan - Kurma adalah tumbuhan khas yang berasal dari daratan Afrika dan Timur Tengah. Namun pohon kurma juga bisa ditemukan di Indonesia yang memiliki iklim tropis, salah satunya di Kurma Park, Sukorejo, Pasuruan.

Kurma Park Pasuruan yang sebelumnya bernama Wisata Kebun Kurma merupakan destinasi pertama di Indonesia yang menyajikan tempat liburan sekaligus edukasi tanaman kurma. Kebun ini berada di kawasan dengan udara sejuk, di kaki Gunung Arjuno.

Suasana kebun asri dengan ratusan pohon kurma terhampar memenuhi kebun. Pengunjung bisa melihat pohon kurma dari 10 jenis berbeda. Mulai dari kurma ajwah, kurma barhee, kurma lulu, medjol, sultana, khalas, golden, thailand, sukari, hingga kiara.

Selain pohon kurma kebun ini juga ditanami berbagai jenis pohon khas Timur Tengah seperti siwak, tin, zaitun, hingga delima. Banyak juga tanaman dari berbagai daerah seperti matoa, anggur pohon, alpukat aligator, dan aneka jenis durian, aneka kelengkeng, hingga siwalan.

Mia Ramadayanti, Research and Development Kurma Park mengatakan pohon kurma di kebun ini ada yang kultur jaringan dan dongkelan. Pohon dongkelan dibeli dari kampung-kampung saat usia 7 tahun dan sudah bisa berbuah setiap tahun.

"Semua jenis kurma di sini bisa berbuah. Terutama yang kultur jaringan karena teknologi sudah terbaru. Usia 3 -5 tahun sudah berbuah," kata Mia, Senin (11/3/2024).

Kurma Park Pasuruan. wisata edukasi kurma pertama di Indonesia. (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)

Menurut Mia pengunjung bisa melihat ratusan pohon kurma berbuah saat bulan Agustus setiap tahunnya, bulan di mana panen raya kurma terjadi.

"Panen raya bulan Agustus, saat ini masuk musim bunga. Kalau kurma paling banyak Agustus. Kami adakan petik kurma saat panen raya," terang Mia.

Pengunjung dibuat betah berlama-lama di kebun tersebut. Selain menikmati kebun yang asri, banyak wahana yang bisa dinikmati. Ada wahana kolam anak, motor ATV, sepeda udara, bumper car, flying fox, outbond, andong hingga shuttle bus.

Di kebun ini banyak terdapat spot foto menarik. Seperti miniatur Ka'bah, bukit shofa-marwah, terowongan mina, pesawat terbang, hingga kapal raksasa. Kurma Park juga memiliki sejumlah program menarik seperti manasik, cooking class, field trip, hingga outbond.

"Yang terbaru ada showroom Kurmapedia. Itu tempat edukasi terkait sejarah pohon kurma, sejarah Kurma Park, terkait jenis kurma yang ada di sini, terkait hama apa saja yang menyerang pohon kurma. Ada juga visualisasi dalam bentuk video, gambaran dari awal dibukanya Kurma Park," kata Mia.

Kurma Park Pasuruan. wisata edukasi kurma pertama di Indonesia. (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)

Kurma Park buka setiap hari kecuali Jumat. Jam buka pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Tiket masuknya sangat terjangkau, yakni Rp15.000/orang saat weekday, saat weekend Rp20.000/orang.

"Selama bulan puasa Kurma Park tutup. Tapi jangan khawatir, kami buka lagi pas H plus 1 lebaran. Bisa jadi pilihan saat libur lebaran," ujarnya.

 


Sumber : DISINI

Senin, 11 Juni 2012

Proses Pembuatan Pupuk Kompos

Proses Pembuatan Pupuk Kompos

 
 
Kompos merupakan hasil fermentasi atau dekomposisi dari bahan-bahan organik seperti tanaman, hewan, atau limbah organik lainnya. Kompos yang digunakan sebagai pupuk disebut pupuk organik karena penyusunnya terdiri dari bahan-bahan organik.

۞ PETA LOKASI Rumahku ۞
۞ MEDIA - SOSIAL ۞